Review Buku Bukan Cinderella

Kali ini kami akan mereview sebuah buku yang sedang fenomenal dikalangan anak muda saat ini, yaitu sebuah buku “Bukan Cinderella”. Buku ini bukan menceritakan kisah Cinderella yang kehilangan sepatu kaca, ketika sang pangeran menjemput sang putri dan memberikan sebelah sepatu yang tertinggal di pesta dansa. Namun, ini kisah Amora, yang kehilangan sebelah sepatu Converse barunya karena tertukar dengan milik orang lain. Sepatu yang ukurannya jauh
lebih besar dari miliknya, entah kepunyaan siapa.

Namun, bukannya mendapatkan kembali sebelah sepatunya, Amora justru harus mendekam di ruang BK karena sudah berurusan dengan sosok Adam Wijaya—sang ketua OSIS yang dikenal angkuh. Dan, drama pun dimulai sesudahnya. Hingga menyeret Amora dan teman-teman sekelasnya masuk ke permasalahan melawan Adam Wijaya beserta antek-anteknya.

Buku “Bukan Cinderella” ini dikarang oleh seorang penulis yang bernama Dheti Azmi. Buku yang berisikan 450 halaman ini pertama kali diterbitkan pada tanggal 21 Mei 2018, dan diterbitkan oleh Gramedia Widiasarana Indonesia. Buku yang berdimensi panjang 19 cm dan lebar 13 cm ini cukup ringan, hanya memiliki bobot 430 gr, sehingga cukup nyaman untuk di bawa bepergian.

Sekian review buku Bukan Cinderella kali ini, Anda bisa mendapatkan buku tersebut di toko buku terdekat dengan tempat tinggal Anda. Semoga review buku kali ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk Anda penikmat buku.